Mau tau kenapa Gw milih IPTP??

Peternakan, Tangga Menuju Kesejahteraan Hidup Bangsa Indonesia

Oleh : Hatmoko Hari P.

Mahasiswa Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, IPB

Terlintas di benakku ketika masa kecil tinggal di Jogja bersama kakek dan nenek. Suatu jalan hidup yang tidak akan pernah disesali. Roda kehidupan yang tiada pernah oleng dimataku. Sebuah tatanan kehidupan yang madani ditengah kondisi krisis negeri ini kala itu. Sebuah kerukunan, toleransi dan penghargaan yang tinggi diantara sesama masyarakat disana. Sebuah obrolan di kala itu, diamana ibu-ibu mengeluhkan tantang mahalnya harga daging dan produk ternak lainya. Kala itu terucap sebuah harapan di tengah obrolan yang saya dengarkan. “Kapan harga daging dan telur di negeri ini murah, apa cuma sebuah harapan semu?” begitulah kiranya suara masyarakat disana kala itu. Terlintas dalam benakku waktu itu, kelak aku akan berusaha mewujudkan harapan kalian, kalian yang telah mengajarkanku tentang arti sebuah kehidupan yang sesungguhnya.

Bahagia kala itu. Sang surya membelah kota semarang, panas tiada tara. Aku berlari terburu layaknya dikejar anjing jalanan. Seorang kawan memberitahuku tentang sebuah surat USMI. Undangan Seleksi Masuk IPB, begitulah kiranya kala itu yang aku pahami. Sebuah peluang besar untuk mewujudkan mimpiku yang makin menderu, menjadi pejuang pangan untuk negeri ini. Sekolahku tidak lagi mendapat kesempatan USMI karena yang diterima tahun sebelumya tidak mengambil kesempatan itu. Temanku mengatakan bisa menggunakan copyan formulir, maka  aku berusaha sekuat tenaga segera bertemu denganya untuk mengambil copyanya sebelum dia pulang ke kampung halaman, maklum siswa luar kota. Dengan susah payah akhirnya aku dapatkan juga form itu, terbalas sudah kelelahan itu.

Mengisi dan membaca form pendaftaran itu, aku bimbang karena terlalu banyak jurusan yang ada disana. Diantara kebimbangan itu bapak menyarankan aku untuk memilih jurusan di Fakultas Peternakan IPB. Seketika itu teringat akan janji batinku dahulu kala aku masih di Jogja, kala hidup di sekitar orang yang berjiwa besar menghadapi nasib negeri ini yang sedang kacau balau. Maka saat itu juga aku mantapkan niat untuk berjuang dan memberikan kontribusi di bidang peternakan. Jurusan IPTP, itulah jurusan yang aku pilih sebagai jalan untuk mewujudkan cita-citaku. Disana tergambar jalan yang sesuai untuk mewujudka impianku, rakyat negeri ini mudah memperoleh produk ternak dengan harga murah. Maka mulai saat itu bulatlah takadku untuk berjuang di bidang peternakan dan belajar di Departemen IPTP. Aku yakin 10 tahun kedepan cita-citaku akan terealisasi. Aku akan berusah semaksimal mungkin untuk itu. Ketika kelak belum terwujud, maka aku tidak akan menyesali apa yang telah aku rencanakan dan aku usahakan semaksimal mungkin. Aku yakin kelak akan banyak rekan-rekan yang akan meneruskan perjuanganku untuk niat suci ini.

Wahai sahabat pejuang peternakan, hari ini adalah waktumu. Berikan kontribusi terbaikmu bagi peternakan dan rakyat di negeri ini. Jangan takut untuk terus berjuang dan berkontribusi karena perjuangan dan keikhlasanmulah yang kelak akan menjadi pondasi dan tembok istanamu di surgaNya kelak. Teruslah berjuang karena kitalah pahlawan itu, kitalah kelak yang akan memimpin bangsa ini. Ingat, Bung Karno pernah berkata, “Seribu orang tua bisa bermimpi, satu orang pemuda bisa merubah dunia”. Teruslah berkarya wahai pemuda cendikia, berjayalah peternakan Indonesia.

Posted in Uncategorized | Leave a comment